Gelar Operasi Siang Hari
Setelah mendapat sorotan, pengelola jalan tol Merak Tangerang langsung menggelar operasi. Sayang operasi penertiban ini berlanhgsung di jam sepi.
Serang – PT Marga Mandala Sakti (MMS) langsung menggelar operasi penertiban di titik yang digunakan untuk naik turun penumpang. Aktivitas ini Koran Banten temui di km 60 di atas terowongan Jalan Raya Jakarta kawasan Tambak, Ciujung, Serang. Setelah jembatan sungai Ciujung.
Dari pantauan Koran Banten, titik ini sangat rawan untuk aktivitas naik turun penumpang. Jalan tol yang melintas di atasnya merupakan bagian jembatan sungai dan terowongan. Sehingga bahu jalan titik ini tidak selebar bahu jalan tol yang biasa masih ada tambahan tanah rumput.
Model jalan yang merupakan tikungan arus cepat turut menambah tingkat bahaya jalur ini. Model jalan miring (bumping), memberi pilihan sulit bagi para pengemudi truk saat melintas di titik ini. Saat membawa muatan, jalan pada kecepatan rendah rawan terguling ditik ini, rawan terguling.
Dari gubuk tempat mangkal para tukang ojek, terlihat dua kendaraan patroli keamanan PT MMS beserta beberapa satuan pengamanan dan satu orang anggota brimob lengkap dengan senapan serbunya berjaga di titik ini. Aktivitas ini menjadi pemandangan menarik beberapa tukang ojek yang sedang mangkal.
Beberapa saat sebelumnya, beberapa calon penumpang sempat naik bus ke arah Jakarta dari tempat ini. Beberapa penumpang balik lagi turun ke jalan raya lagi menuju Terminal Pakupatan. Para penumpang ini tidak bisa naik bus karena bus tujuan Terminal Kalideres tidak atau jarang menaikkan penumpang di jalan tol. “Operasi di siang hari, nggak ada penumpang,” celutuk salah satu tukang ojek yang mangkal.
Dari kawasan ini, Koran Banten coba mengecek di km 66, kawasan Pipitan, Ciruas, Serang. Di kawasan ini juga terlihat sepi tidak ada calon penumpang. Beberapa tukang ojek nongkrong di gubuk tempat biasa mangkal. Kawasan ini juga terlihat sepi calon penumpang.
Tulis Komentar