• Depan
  • Utama
  • Opini
  • Banten Kita
    • Tangerang Raya
    • Pandeglang
    • Lebak
    • Serang Raya
    • Cilegon
  • Hukum & Kriminal
  • Profil
  • Pendidikan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Editorial
  • Pesta Demokrasi
pajak
Ucapan

Berita Populer

  • Siswa SMA Negeri 1 Cibeber Berkunjung ke IPB
  • Budidaya Jamur Tiram Putih Menguntungkan
  • Pilih mana, Jabatan Politis atau Jabatan Karir?
  • Habis Keberuntungan, Imal Diancam Hukuman Berat
  • Forum P3A Berperan Bagi Petani
  • E-Book Tidak Efektif
  • Telkom Flexi SPSI Diluncurkan
  • Disperindag Banten Usulkan Operasi Pasar Beras
  • Lereng Gunung Aseupan Longsor
  • Kabupaten Serang
25 Maret 2008 | Banten Kita

Gelar Operasi Siang Hari

Setelah mendapat sorotan, pengelola jalan tol Merak Tangerang langsung menggelar operasi. Sayang operasi penertiban ini berlanhgsung di jam sepi.

Serang – PT Marga Mandala Sakti (MMS) langsung menggelar operasi penertiban di titik yang digunakan untuk naik turun penumpang. Aktivitas ini Koran Banten temui di km 60 di atas terowongan Jalan Raya Jakarta kawasan Tambak, Ciujung, Serang. Setelah jembatan sungai Ciujung.

Dari pantauan Koran Banten, titik ini sangat rawan untuk aktivitas naik turun penumpang. Jalan tol yang melintas di atasnya merupakan bagian jembatan sungai dan terowongan. Sehingga bahu jalan titik ini tidak selebar bahu jalan tol yang biasa masih ada tambahan tanah rumput.

Model jalan yang merupakan tikungan arus cepat turut menambah tingkat bahaya jalur ini. Model jalan miring (bumping), memberi pilihan sulit bagi para pengemudi truk saat melintas di titik ini. Saat membawa muatan, jalan pada kecepatan rendah rawan terguling ditik ini, rawan terguling.

Dari gubuk tempat mangkal para tukang ojek, terlihat dua kendaraan patroli keamanan PT MMS beserta beberapa satuan pengamanan dan satu orang anggota brimob lengkap dengan senapan serbunya berjaga di titik ini. Aktivitas ini menjadi pemandangan menarik beberapa tukang ojek yang sedang mangkal.

Beberapa saat sebelumnya, beberapa calon penumpang sempat naik bus ke arah Jakarta dari tempat ini. Beberapa penumpang balik lagi turun ke jalan raya lagi menuju Terminal Pakupatan. Para penumpang ini tidak bisa naik bus karena bus tujuan Terminal Kalideres tidak atau jarang menaikkan penumpang di jalan tol. “Operasi di siang hari, nggak ada penumpang,” celutuk salah satu tukang ojek yang mangkal.

Dari kawasan ini, Koran Banten coba mengecek di km 66, kawasan Pipitan, Ciruas, Serang. Di kawasan ini juga terlihat sepi tidak ada calon penumpang. Beberapa tukang ojek nongkrong di gubuk tempat biasa mangkal. Kawasan ini juga terlihat sepi calon penumpang.

Berita Lain

  • Gotong Royong Warga Kubang Kepuh Membangun Masjid
  • Menata Transportasi Darat Dan Laut
  • Terkait Kasus Penghinaan, Tiga Saksi Perkuat Adanya Upaya Pemerasan
  • Sepuluh Tahun Menjadi Tenaga Sukarela
  • Saat Disidak, Stok Pupuk di Banten Kosong

Tulis Komentar

  • Home
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
  • Edisi Cetak
Copyright © 2010 KORAN BANTEN Re-Design by online film izle