Ratusan Murid Terancam, SDN Kebalen Nyaris Rubuh
Akibat belajar di dalam gedung yang nyaris rubuh, ratusan murid SDN Kebalen harus melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di bawah ancaman maut. Dari delapan lokal bangunan kelas yang ada di sekolah itu, empat lokal di antaranya dalam keadaan rusak parah. Dari empat yang rusak itu, satu lokal diantaranya masih digunakan untuk KBM.
Berdasarkan hasil pantauan Koran Banten di sekolah yang berlokasi di Desa Pulopanjang, Kecamatran Puloampel Kabupaten Serang itu, kondisi empat bangunan kelas sudah memprihatinkan. Sebagian besar bagian atap sekolah itu sudah tidak ada karena roboh. Pada bagian dinding juga terlihat sudah banyak yang retak. Sedangkan kusen-kusen yang terdapat di dalamnya juga kondisinya sudah lapuk dan tak mampu menahan beban gedung.
Kepala Sekolah SDN Kebalen Ihlasin Ali menyatakan, kondisi itu sudah berlangsung sangat lama. Ia juga merasa risih melihat kondisi itu. Pasalnya, ia khawatir bila sewaktu-waktu bangunan itu rubuh dan menimpa 226 murid yang bersekolah di sekolah tersebut. “Kami berharap pemerintah mau memperhatikan sekolah kami dengan memperbaikinya. Sehingga, kami dapat belajar dengan tenang,” cetus Ihlasin.
Selain itu, Ihlasin juga mengharapkan pemerintah memperhatikan guru-guru di sekolah itu. Karena saat ini di sekolah yang memiliki delapan orang guru itu, masih terdapat seorang guru yang berstatus sebagai tenaga kontrak dan dua orang tenaga sukarela.
Sementara itu, Bupati Serang Taufik Nuriman yang sempat mengunjungi SDN Kebalen dalam rangkaian kunjungannya ke Pulau Panjang, menyatakan, Pemkab Serang akan segera memberikan bantuan untuk merehabilitasi sekolah itu. Ia juga menegaskan, bantuan rehab yang diberikan merupakan bantuan langsung dan harus dipergunakan untuk merehab sekolah ini secara total. “Insya Allah, pertengahan 2008 SDN Kebalen sudah mulai diperbaiki,” tegasnya. (Ris)
Tulis Komentar