• Depan
  • Utama
  • Opini
  • Banten Kita
    • Tangerang Raya
    • Pandeglang
    • Lebak
    • Serang Raya
    • Cilegon
  • Hukum & Kriminal
  • Profil
  • Pendidikan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Editorial
  • Pesta Demokrasi
pajak
Ucapan

Berita Populer

  • Siswa SMA Negeri 1 Cibeber Berkunjung ke IPB
  • Budidaya Jamur Tiram Putih Menguntungkan
  • Pilih mana, Jabatan Politis atau Jabatan Karir?
  • Habis Keberuntungan, Imal Diancam Hukuman Berat
  • Forum P3A Berperan Bagi Petani
  • E-Book Tidak Efektif
  • Telkom Flexi SPSI Diluncurkan
  • Disperindag Banten Usulkan Operasi Pasar Beras
  • Lereng Gunung Aseupan Longsor
  • Kabupaten Serang
13 Mei 2008 | Editorial

Anyer Tinggal Carita?

Memiliki daerah pesisir yang indah dan kaya akan potensi sudah seharusnya warga Banten bersyukur sekaligus merawat serta memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimilikinya. Salah satunya kawasan wisata Pantai Anyer – Carita yang dikenal memiliki pasir putih dengan lingkungan yang masih bersih dan asri.

Perkembangan kawasan wisata ini semakin pesat dengan keberadaan jalan tol Jakarta - Merak. Awalnya perjalanan menuju Kawasan Wisata Anyer – Carita dari Jakarta dan sekitarnya cukup menyenangkan dengan kondisi jalan yang mulus dan lancar. Hamparan persawahan di kiri kanan jalan tol dengan pemandangan kerbau yang sedang merumput ataupun rawa-rawa, menjadikan perjalanan keluarga sangat menyenangkan. Terbebas dari rutinitas perjalanan di Jakarta yang dipenuhi pemandangan kaku gedung-gedung bertingkatnya. Jarak 160 km ditempuh dengan suasana menyenangkan.
Lagu Antara Anyer dan Jakarta yang dipopulerkan Sheilla Majid, turut menunjukkan pamor wisata yang tidak hanya digandrungi wisatawan lokal seperti daerah Jakarta dan sekitarnya. Keterbukaan masyarakat sekitar kawasan wisata turut mendukung perkembangan wisata kawasan ini yang saat itu fasilitas penunjang wisatanya semakin komplit.
Kini tanda-tanda meredupnya pamor Kawasan Wisata Anyer – Carita semakin nampak di depan mata. Infrastruktur pendukung dari jalan tol hingga jalan raya di kawasan wisata sendiri sudah tidak mendukung. Pengemasan aktivitas Gunung Krakatau yang tidak tepat semakin memperparah kondisi kawasan wisata ini.
Jika tidak ingin Kawasan Wisata Anyer – Carita tinggal cerita seperti plesetan judul tulisan ini, perbaikan infratruktur jalan yang sudah ada maupun jalan alternatif perlu mendapatkan perhatian segenap pihak. Pengemasan isu atas aktivitas Gunung Krakatau hingga menjadi paket wisata yang layak jual perlu dipersiapkan dan dikelola dengan maksimal.
Anyer dan Krakatau merupakan dua nama yang sudah sangat familiar di sebagian besar masyarakat Indonesia maupun Internasional. Begitu juga dengan fasilitas akomodasi dan kedekatannya dengan pintu gerbang Indonesia (Bandara Soekarno Hatta) hingga sikap masyarakat yang cukup terbuka terhadap para wisatawan. Seharusnya, kawasan ini mampu bersaing dengan kawasan wisata pantai lainnya.
Sayang, kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki hingga keterbatasan dalam mengelola isu aktivitas Gunung Karakatau, kawasan wisata ini semakin redup. Jika kedua masalah ini dituntaskan, para pemangku kepentingan Kawasan Wisata Anyer – Carita bisa melangkah ke program kampanye wisata (destination branding) untuk membawa kawasan ini bersaing dengan kawasan wisata lainnya.
Bukan hal yang mustahil kejayaan Kawasan Wisata Anyer – Carita benar-benar bakal tinggal cerita. Ketika jembatan yang menghubungkan Jawa – Sumatra sudah terwujud, kerja keras para pemangku kepentingan kawasan ini dituntut. Melintas di atas jembatan sambil menikmati Selat Sunda menuju kawasan wisata yang tidak jauh beda dengan Kawasan Wisata Anyer – Carita menjadi tawaran yang cukup menggiurkan bagi para wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya.
Semoga Anyer – Carita tidak tinggal cerita.

Berita Lain

  • Pembentukan Kabupaten Cilangkahan Dapat Dukungan
  • PMI Gelar Tasyakuran
  • Ketua TP PKK Tangsel Dilantik
  • Terdakwa BRSDK Dituntut 2 Tahun
  • TKK Penyuluh Pertanian Lapangan Ikuti Bintek

Tulis Komentar

  • Home
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
  • Edisi Cetak
Copyright © 2010 KORAN BANTEN Re-Design by online film izle