Hj. E. Ratna Dewi M, S.Ip., Membangun Dengan 10 Progam Pokok PKK
Tim Penggerak Kabupaten Serang saat ini sedang gencar mengaktifkan kembali Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) di setiap desa dan PADU (Pendidikan Anak Dini Usia). Program yang terkait langsung dengan kesejahteraan keluarga.
Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Serang, Hj E Ratna Dewi M saat ini sedang menggalakkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di wilayah kerjanya. Terutama program Pendidikan Anak Dini Usia (PADU) yang hingga kini masih sering disebut Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan pengaktifan kembali Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
Awal tahun ini, lewat satu desa percontohan di setiap kecamatan, PKK Kabupaten Serang mengaktifkan kembali Posyandu dan PAUD. Anak yang sehat dan cerdas menjadi salah satu modal menuju keluarga bahagia. Sebagai langkah awal, Tim Penggerak PKK Kabupaten Serang mengaktifkan Posyandu dan PADU di 28 desa di wilayah Kabupaten Serang. Bulan ini pembentukan 28 desa percontohan ini telah selesai dibentuk dan diaktifkan. Desa-desa sekitar tinggal mengikuti desa percontohan yang telah aktif kembali Posyandu dan PADU-nya.
“Tim Penggerak PKK membina satu desa percontohan Posyandu dan PADU di 28 kecamatan,” ungkap Ratna Taufik, beberapa saat setelah meluncurkan program.
“10 Program Pokok PKK berisi tentang cangkupan semuanya dari masyarakat yang ada di dalam kandung sampai di liang lahat,” jelas wanita yang biasa dipanggl Hj. Ratna ini.
Diakuinya, kegiatan PKK atau program PKK dari bulan Januari hingga Desember tahun ini penuh. Semua program mengacu kepada 10 program PKK. Yang meliputi bidang Pendidian, Kesehatan, dan Kebersihan lingkungan.
“Sistem bina wilayah dilakukan dengan kunjungan ke kecamatan-kecamatan. Kunjungan kerja juga menjadi wadah bertukar pengalaman dan pelatihan. Setelah itu para ketua tim pengerak tim PKK Kecamatan dengan Ketua TP-PKK saling bertukar pengalaman antar kader PKK kecamatan dengan Pokja Kabupaten Serang,” ujarnya
Saat ini prioritas Progam PKK Kabupaten Serang adalah program di bidang pendidikan dan kesehatan. Dengan menonjolkan pendidikan PKK turut serta memberantas buta aksara.
Program pendidikan PADU (Pendidikan Anak Usia Dini) adalah progaram sekolah anak-anak, untuk belajar dan bermain. Kini program PADU atau PAUD sudah 75 persen terlaksana di Kabupaten Serang. “PADU bekerja sama dengan forum PADU kebetulan Ketua PKK nya kan saya, Ketua Forum PADU juga saya,” katanya.
Saat ini program PADU yang terbaru yaitu PAUD Terintergrasi. PAUD Terintegrasi adalah layanan Posyandu, penimbangan bayi, ditambah dengan pendidikan. Yang bertujuan untuk memperkenalkan pendidikan sejak usia balita.
“Saat ini program ini baru terlaksana 50 persen, karena program ini intruksinya belum lama. Program PAUD atau PADU sudah merekrut ratusan anak. Kita juga bekerjasama dan bertukar pikiran dengan dinas pendidikan kabupaten Serang,” paparnya.
Dalam menjalankan program PADU atau PAUD jarang sekali menemui kendala karena masyarakat sudah terbuka. Masyarakat telah berfikir bagaimana mendidik anak dengan baik, serta ingin anaknya maju.
Hampir 200 PAUD di bawah naungan forum PADU. Rencananya tanggal 11 Juni nanti akan mewisuda PAUD. Dalam bidang Pendidikan Progaram PKK seperti memberantas KF (Keaksaraan Fungsional) waktu itu bapak (Taufik Nuriman-red) dapat penghargaan dari Presiden SBY tentang KF (Keaksaraan Fungsional). Penghargaan itu karena sudah berhasil dan sudah mencapai target yang ditentukan oleh pemerintah pusat.
Kesehatan
Program kesehatan meliputi program keluarga berencana yang akan dilaksanakan dan disosialisasiakan kemasyarakatan kabupaten Serang. “Sekarang masyarakat Serang setelah disosialisasikan bisa menerima KB, dibandingkan dengan dulu mereka awam akan KB, pikirannya masyarakat kita membunuh tapi setelah ada sosialisasi KB, mereka bisa menerima,” terangnya.
Pogram Kesehatan PKK lainnya ada yang untuk para manula yaitu Lansia. Program ini meliputi penge-cekan kesehatannya. Seperti penimbangan untuk lansia, para lansia setiap kecamatan dan desa dikordinir setiap bulanya di cek kesehatannya serta kita adakan senam lansia.
Pada Tanggal 26 juni 2008 mendatang, TP PKK Kabupaten Serang mengadakan kegiatan Gebyar Narkoba. Saat ini persiapannya sudah 75 persen. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan narkoba. Bekerja dengan Badan Anti Narkoba, Dinas Kesehatan, Departemen Agama, Polisi dalam hal ini Bina Mitra.
“Selain itu di kegiatan MTQ Nasional saya sebagai ketua umum Dekranasda akan mengikuti pameran. Dekranasda bersama Kabupaten Serang menyiapkan satu stan. Rencananya menampilkan kerajinan yang ada dikabupaten Serang,” jelasnya.
“Sedangkan PKK akan mengisi satu stan di pasar rakyat. Rencananya bergilir ke kecamatan-kecamatan lainya. PKK akan menampilkan hasil kerajinan PKK seperti rajutan, dan pernak-pernik lainnya. Persiapannya sudah 75 persen kita tinggal menunggu harinya,” tambah Hj Ratna.
Dengan Keluarga
Sebagai seorang istri bupati, Hj Ratna Dewi juga turut membantu suaminya dalam melaksanakan tugas. Dalam mendampingi tidak jauh dari suka duka. Diakuinya, lebih banyak sukanya karena banyak keluarga, banyak masyarakat yang menyambut dengan antusias. “Dukanya sedikit mungkin hanya untuk pribadi, seperti kurang waktu untuk saya bertemu,” ungkapnya.
“Apa Nong capek ya, kata bapak. Nong itu merupakan panggilan sayang bapak untuk saya,” ungkap Hj Ratna menunjukkan perhatian suaminya.
Untuk anak-anak, Hj Ratna mengaku selalu komunikasi walaupun menggunakan telepon seluler. “Tapi anak-anak sudah terbiasa ditinggal, yang penting kita tanamkan nilai agama kapada anak-anak. Sesibuk apapun kita anak-anak bisa mengerti akan kesibukan kita,” tegasnya.
“Sebelum bapak menjabat sebagai bupati, dulunya di Kopasus jadi sering menunaikan tugas keluar daerah. Dan anak-anak mengerti. Memang anak-anak besar sama saya,” tambahnya.
Menurut Hj Ratna, di situlah peran ibu kepada anak kita harus bisa memberikan pengertian dimana tugas bapaknya kan mengabdi negara. Yang terpenting komunikasi kepada anak. Anak di cek tentang makan dan sholatnya sehingga merasa diperhatikan.
Untuk berkumpul bersama dengan seluruh anggota keluarga, Hj Ratna sebulan sekali mengkondisikan anggota keluarga untuk kumpul bersama. “Karena hari libur pun bapak diminta untuk menemui masyarakat. Dengan itu kita harus bisa mengerti bahwa orang tuanya mengabdi kepada masyarakatan. Kadang saya juga ikut, maka anak-anak saya titipkan kepada saudara saya,” jelasnya.
Terbiasa dengan kesibukan keluarga, organisasi dan mendampingi suami dalam tugas, Hj Ratna malah merasa sehat dalam aktivitas kesibukan. “Ketika istrirahat justru malah sakit. Kalau saya keluar rumah rasa capek hilang, apalagi sudah ketemu ibu-ibu lainya,” akunya. (ris)
BIODATA
Nama : Hj. E. Ratna Dewi. M. S Ip
Tempat, Tanggal Lahir : Serang 26 Februari 1964
Agama : Islam
Alamat Rumah : Jl. Jagaraya no 45 Ciracas Serang
Jabatan : Ketua TIM Penggerak PKK Kabupaten Serang
Pendidikan
1. SD N 16
2. SMP N 17
3. SMEA MD
4. S 1 UNPRI
Pengalaman Organisasi
1. PERSIT
2. Ketua Perwasi
3. Yayasan Kangker Indonesia
4. Ketua Dekranasda
5. Ketua Forum PADU
6. Ketua TP PKK Kabupaten Serang
Suami
H.A Taufik Nuriman
Pekerjaan Suami Bupati Serang
Nama Anak
1. Esa Kurniati
2. Eki Baihaki
Tulis Komentar