• Depan
  • Utama
  • Opini
  • Banten Kita
    • Tangerang Raya
    • Pandeglang
    • Lebak
    • Serang Raya
    • Cilegon
  • Hukum & Kriminal
  • Profil
  • Pendidikan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Editorial
  • Pesta Demokrasi
pajak
Ucapan

Berita Populer

  • Siswa SMA Negeri 1 Cibeber Berkunjung ke IPB
  • Budidaya Jamur Tiram Putih Menguntungkan
  • Pilih mana, Jabatan Politis atau Jabatan Karir?
  • Habis Keberuntungan, Imal Diancam Hukuman Berat
  • Forum P3A Berperan Bagi Petani
  • E-Book Tidak Efektif
  • Telkom Flexi SPSI Diluncurkan
  • Disperindag Banten Usulkan Operasi Pasar Beras
  • Lereng Gunung Aseupan Longsor
  • Kabupaten Serang
20 Oktober 2008 | Editorial

Kekhawatiran itu …

Dalam suatu pertandingan atau persaingan, menang atau kalah adalah sebuah resiko. Tak jauh beda dengan beberapa pilkada yang digelar di beberapa daerah di Provinsi Banten. Beberapa kalangan, sempat khawatir atau takut terhadap gelaran pesta demokrasi ini, terutama untuk Pilkada Lebak dan Pilkada Kota Serang. Khawatir, takut dan sebagainya terhadap kemungkinan yang bakal terjadi dari suatu tindakan atau peristiwa sudah seharusnya memunculkan sikap waspada serta kehati-hatian. Segenap kemungkinan terburuk sebisa mungkin diantisipasi. Aksi golput pun turut menjadi keprihatinan banyak kalangan. Aksi golput tak ubahnya dengan ketidakpedulian trehadap proses pembangunan daerah dan rakyatnya sendiri.

Pengunduran diri dua pasang calon dari tiga pasang kontestan dalam Pilkada Lebak tidak mengurungkan penyelenggaraan pemungutan suara atau pencoblosan (16/10). Pengunduran diri kedua calon ditolak oleh KPUD Lebak. Akibatnya, tim pasangan yang mundur sudah bersiap untuk membawa kasus ini ke meja hijau. Langkah ini tentunya patut kita acungi jempol. Kedua pasangan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Apa yang dilakukan oleh salah satu kontestan, meski dalam penghitungan sementara saat ini unggul dan sulit dikejar oleh kontestan lainnya, tidak menunjukkan kepongahannya dalam menanggapi kemenangannya saat ini. Sikap ini tentunya turut mendukung dinginnya situasi dan kondisi di Kabupaten Lebak. Tidak terbayangkan seandainya keunggulan ini dirayakan dengan pawai atauypun bentuk keramaian massa lainnya. Bentrok antara massa pendukung sangat mungkin terjadi.

Putaran 2 Pilkada Kota Serang (19/10), turut menjadi perhatian banyak kalangan. Dua kontestan yang lolos pada putaran pertama saling berhadapan. Seiring posisi dan kondisi Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten, kekhawatiran itupun sedikit mereda. Bagaimanapun, Serang menjadi barometer keberhasilan pembangunan Provinsi Banten. Tingkat pendidikan serta keseimbangan kekuatan politik di Serang, menjadikan Pilkada Kota Serang relatif jauh dari kekhawatiran terhadap munculnya bentrok antar massa pendukung kontestan.

Justru, tingkat partisipasi warga Kota Serang untuk turut dalam pemungutan suara atau pencoblosan yang menjadi kekhawatiran banyak kalangan. Dari delapan pasang kontestan mengerucut menjadi dua pasang kontestan. Tersingkirnya enam pasang calon lainnya dikhawatirkan bakal menjadikan banyak pendukung kontestan yang tersingkir memilih golput alias tidak memberikan suara. Dipilihnya hari Minggu semoga meningkatkan partisipasi warga untuk memilih, toh suaranya untuk kepentingannya juga.

Alangkah indahnya jika para kontestan dan partai politik pendukung yang tersingkir bersedia berkoalisi dengan kontestan yang lolos di putaran dua ini. Dengan demikian partisipasi masyarakat tetap terdorong. Selain itu, koalisi akan memunculkan kesepakatan-kesepakatan antar pelaku sekaligus turut menjadi pengawas ketika kontestan memenangkan persaingan. Mengambangkan suara partai ataupun massa pendukung, secara tidak langsung turut mendorong terjadinya sikap golput.

Kini Pilkada Kota Tangerang memasuki masa tenang. Hingga memasuki masa tenang ini, tahapan Pilkada Kota Tangerang 2008 tampak berjalan lancar. Meski sempat memunculkan protes terhadap sebuah pernyataan yang mendiskreditkan salah satu kontestan, namun tidak mengurangi kelancaran tahapan yang sudah dilalui.

Pendidikan politik dan sikap dewasa dalam berpolitik yang tengah berjalan di beberapa daerah di Provinsi Banten ini, semoga menjadi contoh bagi daerah lain khususnya di wilayah Banten. Sejumlah kekhawatiran yang muncul pun tidak perlu terjadi.

Berita Lain

  • MAN 2 Model Serang Buka Kelas Unggulan
  • PT. Jawamanis Rafinasi: Unggulan Pengelolaan SDM Di Banten
  • Ujian PNS Pemkot Cilegon
  • Warga Keluhkan Asap PT. Starnesia Garment
  • Bambins Pre-School, Praktekkan Bahasa Inggris Sejak Dini

Tulis Komentar

  • Home
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
  • Edisi Cetak
Copyright © 2010 KORAN BANTEN Re-Design by online film izle