• Depan
  • Utama
  • Opini
  • Banten Kita
    • Tangerang Raya
    • Pandeglang
    • Lebak
    • Serang Raya
    • Cilegon
  • Hukum & Kriminal
  • Profil
  • Pendidikan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Editorial
  • Pesta Demokrasi
pajak
Ucapan

Berita Populer

  • Siswa SMA Negeri 1 Cibeber Berkunjung ke IPB
  • Budidaya Jamur Tiram Putih Menguntungkan
  • Pilih mana, Jabatan Politis atau Jabatan Karir?
  • Habis Keberuntungan, Imal Diancam Hukuman Berat
  • Forum P3A Berperan Bagi Petani
  • E-Book Tidak Efektif
  • Telkom Flexi SPSI Diluncurkan
  • Lereng Gunung Aseupan Longsor
  • Disperindag Banten Usulkan Operasi Pasar Beras
  • Kabupaten Serang
27 Oktober 2008 | Utama

Bidan Desa harus Penuh Keihklasan

Serang - Bidan diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan, karena profesi bidan sebagai tugas yang mulia dan penuh dengan nilai-nilai kemanusian. Di tangan para bidan, keselamatan jiwa anak dan ibu berada.

Hal itu diungkapkan, Bupati Serang H.A Taufik Nuriman saat mengukuhkan keberadaan Forum Kumunikasi Bidan Desa Kebupaten Serang, di aula Dinkes Serang. Kamis (23/10).

Taufik juga menambahkan, bahwa jumlah keanggotaan Bidan Desa sebanyak 284 orang, Forum Komunikasi Bidan Desa ini, mempunyai tugas dan tantangan yang cukup berat terutama dalam hal mengurangi angka kematian ibu dan bayi.

“Dimana seperti kita ketahui bersama, bahwa angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Kabupaten ini, masih cukup tinggi, yaitu untuk tahun 2007 tercatat angka kematian ibu adalah 396/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian Bayi sebesar 46/1000 kelahiran hidup,” ungkap Taufik

Ia juga memaparkan, hal ini terjadi dikarenakan masih banyak masyarakat yang menggunakan jasa dukun beranak, dibanding dengan bidan atau dokter. Untuk itu, tidak berarti harus menghapuskan begitu saja, keberadaan para dukun beranak. Tapi sebaiknya para bidan, bisa mengajak mereka untuk bekerja sama dalam menangani suatu persalinan.

“Sebagai kepala daerah, saya mendukung dan menyambut baik keberadaan forum ini, karena merupakan sesuatu yang positif, penuh dengan nilai ibadah dan nilai-nilai kemanusian, dalam rangka mewujudkan visi pembanguanan kesehatan. menuju Indonesia sehat 2010 dan terwujudnya Kabupaten Serang yang sejahtera,” tegasnya.

Bupati mengharapkan, dengan terbentuknya forum komunikasi ini, dapat mendekatkan dan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak, dapat lebih ditingkatkan lagi, sehingga dapat mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Komunikasi Bidan Desa, Siti Solekhah, mengatakan, forum ini dibentuk untuk menunjang kinerja bidan desa. Dalam pemberdayaan kepada masyarakat, melalui pendekatan P4K. Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi bidan di desa, dan meningkatkan derajat kesehatan di desa terutama kesehatan Ibu dan Anak, dan meningkatkan cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dalam rangka mengurangi angka kematian ibu dan bayi.

“Selain daripada itu tujuan keberadaan forum ini, adalah untuk menjembatani kepentingan, antara Dinas Kesehatan, sebagai penentu kebijakan program, dan bidan desa sebagai pelaksana kebijakan program dan masyarakat sebagai mitra pelayanan kesehatan,” cetus Siti

Namun, menurutnya tujuan-tujuan ini dapat terlaksana dengan baik, bilamana mendapat dukungan dari seluruh komponen masyarakat termasuk di dalamnya anggota forum itu sendiri,” paparnya. (NUR)

Berita Lain

  • Program CSR PT. Indah Kiat, Bina Jiwa Enterpreuneur Pelajar
  • Rasa Aman dalam Berkendara
  • Pramuka Pangkalan IAIN SMHB Rekrut Anggota Baru
  • Iya Sangkal Terima Upeti
  • Jatah Raskin Dikurangi, Masyarakat Banten Menjerit

Tulis Komentar

  • Home
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
  • Edisi Cetak
Copyright © 2010 KORAN BANTEN Re-Design by online film izle