Wapres Tanam Pohon di Lebak
LEBAK | Pada Bulan Menanam Pohon Nasional, Wakil presiden M. Jusuf Kalla memimpin penanaman pohon secara serentak di Kampung Gedong, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari gerakan penanaman serentak 100 juta pohon yang telah dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cibinong tanggal 28 November lalu.
Wapres yang didampingi panglima TNI Jenderal Joko Santoso, Menteri Kehutanan (Menhut) MS. Ka’ban dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, dalam sambutannya menyatakan, Gerakan menanam pohon diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan. Dengan menanam pohon, Wapres juga berharap dapat mengurangid dampak pemanasan global yang disebabkan efek pemanasan rumah kaca.
“Dengan jumlah penduduk Indonesia saat ini sebanyak 230 juta orang. Jika setiap penduduk Indonesia menanam satu batang pohon. Maka setiap tahunnya bangsa Indonesia menanam 230 juta batang pohon. Ini tentu akan baik bagi lingkungan kita semua dan bisa menjadi sumbangsih kita yang juga dapat dirasakan oleh masyarakat di seluruh dunia,” pesan Wapres Selasa (23/12) di sela – sela sambutannya .
Sementara Menhut MS Ka’aban menyatakan, semua kegiatan penanaman dan pemeliharaan pohon tersebut, merupakan bagian dari gerakan penanaman 100 juta pohon tahun 2008. Ia mengaku optimis, gerakan penanaman tahun 2008 akan berhasil sesuai target, yaitu 100 juta pohon dan bakan bisa lebih. Hal ini bisa dilihat dari antusiasme berbagai kelompok masyarakat dalam kegiatan penanaman dan pemeliharaan pohon. ”Sampai saat ini telah tertanam sebanyak 47 juta batang pohon, sebanding dengan penanaman seluas 94 ribu hektar,” ujar Ka’ban.
Sementara kepala dinas kehutanan dan perkebunan (Hutbun) Kabupaten Lebak, Ir H Amin Ilyas Sanjaya menyatakan, gerakan penanaman pohon di desa Ciuyah, akan menanami areal seluas 10 hektar dengan berbagai jenis tanaman kayu-kayuan dan tanaman serba guna, antara lain nyamplung, damar, mahoni, salam, sengon, pulai, buni, puspa, suren, kemang, mangga, sukun, durian dan pala.
Di sekitar lokasi penanaman pohon,juga akan dilakukan penanaman sekitar 100 ribui batang pohon nyamplung di areal seluas 250 ha milik TNI AD. Penanaman ini merupakan hasil kerjasama Kementerian Kehutanan dengan Kepala Staf TNI AD untuk rehabilitasi lahan milik TNI AD.
“Selain itu, penanaman pohon pengembangan hutan rakyat juga dilakukan di desa Mekarsari seluas 25 ha oleh masyarakat setempat beserta dinas Hutbun Lebak,” tukas Amin.(VER)
Tulis Komentar