• Depan
  • Utama
  • Opini
  • Banten Kita
    • Tangerang Raya
    • Pandeglang
    • Lebak
    • Serang Raya
    • Cilegon
  • Hukum & Kriminal
  • Profil
  • Pendidikan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Editorial
  • Pesta Demokrasi
pajak
Ucapan

Berita Populer

  • Siswa SMA Negeri 1 Cibeber Berkunjung ke IPB
  • Budidaya Jamur Tiram Putih Menguntungkan
  • Pilih mana, Jabatan Politis atau Jabatan Karir?
  • Habis Keberuntungan, Imal Diancam Hukuman Berat
  • Forum P3A Berperan Bagi Petani
  • E-Book Tidak Efektif
  • Telkom Flexi SPSI Diluncurkan
  • Disperindag Banten Usulkan Operasi Pasar Beras
  • Lereng Gunung Aseupan Longsor
  • Kabupaten Serang
24 Februari 2009 | Utama

Pembangunan Pertanian Harus Menyentuh Kepentingan Petani

Moch. MasdukiSERANG | Wakil Gubernur Banten Moch Masduki meminta pembangunan di bidang pertanian lebih menyentuh dan bermanfaat bagi kepentingan petani. Karena, sektor pertanian memilki peran strategis dalam memajukan perekonomian di Banten.

Menurut Wagub, sektor pertanian bukan hanya berperan sebagai penyedia bahan pangan, tetapi juga menjadi penopang keberhasilan pengentasan kemiskinan. Sektor ini juga menjadi penyedia lapangan kerja dan sumber-sumber pendapatan sebagian besar masyarakat di Provinsi Banten.

“Maka dari itu, pembangunan pertanian harus dilakukan dengan perencanaan yang yang baik. Agar pada tahun 2009 ini pembangunan pertanian tidak hanya sekedar berjalan dan hasilnya tidak menyentuh dan bermanfaat bagi kepentingan petani,” kata Wagub ketika membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan, di Hotel Permata Krakatau Cilegon, Selasa (24/2).

Wagub juga berharap, Rakor dan sinkronisasi ini menjadi ajang untuk menyamakan persepsi program-program dalam bidang pertanian, baik yang ada di pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Sehingga program yang dibuat dapat bersinergi satu sama lain.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten, Agus Tauhid menyatakan, perkembangan laju pertembuhan ekonomi yang tumbuh di Banten 2,82% di tahun 2008 bersumber dari sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan. Sektor ini menyumbang sekitar 4,9% dari total pertumbuhan pada triwulan II 2008.

Data menunjukkan, hal tersebut didorong produksi padi yang meningkat pada tahun 2008, dari 1,812 Juta gabah kering giling di Tahun 2007 Menjadi 1,818 Juta Ton GKG di Tahun 2008. Kondisi ini membuktikan bahwa peran sektor pertanian masih menjadi andalan bagi pertumbuhan perekonomian di Banten.

“Berkaitan dengan hal tersebut diperlukan pola koordinasi dan sinkronisasi agar strategi dan kebijakan pembangunan pertanian Provinsi Banten di Tahun Aggaran 2009 ini berjalan sesuai dengan apa yang diharapakan dan senantiasa dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat khususnya petani dan keluarganya,” jelas Agus. [ENK]

Baca Juga

  • Kota Tangerang Inginkan Sentra Flori dan FLora
  • Ribuan Hektar Sawah di Serang Terancam Gagal Panen
  • Pembuatan Irigasi Kali Cipinggan Disambut Warga
  • Produksi Padi Periode Januari - April 2009 241.096 Tin GKP
  • RDKK Diharapkan Penuhi Kebutuhan Pupuk

Tulis Komentar

  • Home
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
  • Edisi Cetak
Copyright © 2010 KORAN BANTEN Re-Design by online film izle