Pemkab Lebak Antisipasi Kemarau Panjang
LEBAK | Khawatir terjadi kemarau panjang, Pemkab Lebak menyiapkan berbagai langkah guna mengantisipasi segala kemungkinan. Seluruh unsur pemerintahan pun sibuk berkoordinasi agar mencapai hasil yang maksimal.
Asisten Daerah (Asda) II Bagian Ekonomi Setda Lebak, Robert Chandra mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait diantaranya Dinas Pertanian, Dinas Sumberdaya Air (SDA), Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak.
“Sebagaimana laporan Dinas Pertanian, stok pangan kita (Kabupaten Lebak-red) telah melampaui batas target yang akan dicapai yakni yakni diatas 400 ribu ton gabah kering dan antisipasi lain, kami telah menyiapkan beras cadangan dari sub dolog sebanyak 100 ton,” kata Robert, Rabu (29/7).
Selain itu, lanjut Robert, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) serta pihak Pemadam Kebakaran untuk siap siaga mengansisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran. “Karenanya, larangan membuang puntung rokok dan langkah-langkah antisipasi kebakaran telah kami pasang di sejumlah wilayah hutan. Sementara itu untuk petani kami himbau untuk tidak melakukan penanaman pada cuaca yang kurang tepat dan disarankan untuk mencari komoditas alam lain sebagai pengganti yang tidak banyak membutuhkan air (Palawija-red),” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Maman Sukirman mengatakan, selain himbauan kepada masyarakat dalam menghadapi musim kemarau, pihaknya juga telah menyebarkan siaga penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) keseluruh Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Lebak. “Siaga ISPA kami lakukan karena biasanya banyak debu bertebaran pada musim kemarau. Karenanya, pola hidup sehat harus terus dilakukan oleh masyarakat agar terhindar dari penyakit,” tukasnya.
(Yan Dahlan )
Tulis Komentar