• Depan
  • Utama
  • Opini
  • Banten Kita
    • Tangerang Raya
    • Pandeglang
    • Lebak
    • Serang Raya
    • Cilegon
  • Hukum & Kriminal
  • Profil
  • Pendidikan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Editorial
  • Pesta Demokrasi
pajak
Ucapan

Berita Populer

  • Siswa SMA Negeri 1 Cibeber Berkunjung ke IPB
  • Budidaya Jamur Tiram Putih Menguntungkan
  • Pilih mana, Jabatan Politis atau Jabatan Karir?
  • Habis Keberuntungan, Imal Diancam Hukuman Berat
  • Forum P3A Berperan Bagi Petani
  • E-Book Tidak Efektif
  • Telkom Flexi SPSI Diluncurkan
  • Lereng Gunung Aseupan Longsor
  • Disperindag Banten Usulkan Operasi Pasar Beras
  • Kabupaten Serang
31 Juli 2009 | Hukum & Kriminal

2 Ekor Kerbau Milik Warga Cibadak Raib

kerbauLEBAK | Mukanah (50) bernasib sial, dua ekor kerbau milik warga Kampung Boeng, Desa Malabar, Kecamatan Cibadak raib digondol maling, Jum’at (31/7) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Akibatnya, Mukanah mengalami kerugian lebih dari Rp 12 Juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Banten, diduga pelaku tidak lebih dari 4 orang, sebab setelah sepasang kerbau itu berhasil dikeluarkan dari kandangnya yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari rumah Mukanah. Para pelaku langsung membawanya ke dalam semak-semak yang berada di desa tetangga tepatnya di Kampung Kebonmuncang, Desa Asem, Kecamatan Cibadak dan langsung dilakukan penyembelihan. Sementara itu, kedua kerbau tersebut baru diketahui hilang sekitar pukul 06.00 WIB oleh Mukanah, atau sekitar 1,5 jam setelah terjadinya pencurian.

“Disemak belukar tepatnya di tempat penyembelihan, warga hanya menemukan tulang belulang dan kotoran kerbaunya saja, sementara daging dan lainnya dibawa pelaku,” kata Kepala Desa Malabar, Kecamatan Cibadak, Jubed Fasmi kepada wartawan, Jum’at siang.

Atas dasar itu, lanjut Jubed pihaknya memperkirakan pelaku lebih dari 2 orang atau sekitar 4 orang, mengingat cara penyembelihan yang cukup cepat. “Berdasarkan bercak darah yang berceceran dijalan, diperkirakan pelaku menggunakan kendaraan roda 4 (Mobil-red) dan diduga lari ke arah Serang. Sebab desa ini tidak jauh dengan perbatasan Kabupaten Serang atau Rangkasbitung dan sekitarnya,” terangnya.

Dalam hal ini, Jubed berharap agar pelaku aksi pencurian tersebut bisa secepatnya ditangkap, karena dikhawatirkan akan ada korban pencurian hewan ternak lainnya yang dilakukan oleh pelaku yang sama, selain rapi, dalam operasinya pun selalu meninggalkan tulang belulangnya.

“Kami berharap kepada jajaran kepolisian Lebak segera menangkap pelakunya, supaya warga yang memiliki ternak kerbau di desanya tidak merasa cemas,” tukasnya.

(Yan Dahlan)

Berita Lain

  • Standardidasi Pendidikan
  • Gapoktan Butuh Pupuk Bersubsidi
  • SMK1 Serang: Raih Peringkat 17 tingkat SMK
  • Pemerintah Komitmen Tingkatkan Prestasi Olahraga
  • Upah Pungut Dipertanyakan

Tulis Komentar

  • Home
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
  • Edisi Cetak
Copyright © 2010 KORAN BANTEN Re-Design by online film izle