2 Ekor Kerbau Milik Warga Cibadak Raib
LEBAK | Mukanah (50) bernasib sial, dua ekor kerbau milik warga Kampung Boeng, Desa Malabar, Kecamatan Cibadak raib digondol maling, Jum’at (31/7) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Akibatnya, Mukanah mengalami kerugian lebih dari Rp 12 Juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Banten, diduga pelaku tidak lebih dari 4 orang, sebab setelah sepasang kerbau itu berhasil dikeluarkan dari kandangnya yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari rumah Mukanah. Para pelaku langsung membawanya ke dalam semak-semak yang berada di desa tetangga tepatnya di Kampung Kebonmuncang, Desa Asem, Kecamatan Cibadak dan langsung dilakukan penyembelihan. Sementara itu, kedua kerbau tersebut baru diketahui hilang sekitar pukul 06.00 WIB oleh Mukanah, atau sekitar 1,5 jam setelah terjadinya pencurian.
“Disemak belukar tepatnya di tempat penyembelihan, warga hanya menemukan tulang belulang dan kotoran kerbaunya saja, sementara daging dan lainnya dibawa pelaku,” kata Kepala Desa Malabar, Kecamatan Cibadak, Jubed Fasmi kepada wartawan, Jum’at siang.
Atas dasar itu, lanjut Jubed pihaknya memperkirakan pelaku lebih dari 2 orang atau sekitar 4 orang, mengingat cara penyembelihan yang cukup cepat. “Berdasarkan bercak darah yang berceceran dijalan, diperkirakan pelaku menggunakan kendaraan roda 4 (Mobil-red) dan diduga lari ke arah Serang. Sebab desa ini tidak jauh dengan perbatasan Kabupaten Serang atau Rangkasbitung dan sekitarnya,” terangnya.
Dalam hal ini, Jubed berharap agar pelaku aksi pencurian tersebut bisa secepatnya ditangkap, karena dikhawatirkan akan ada korban pencurian hewan ternak lainnya yang dilakukan oleh pelaku yang sama, selain rapi, dalam operasinya pun selalu meninggalkan tulang belulangnya.
“Kami berharap kepada jajaran kepolisian Lebak segera menangkap pelakunya, supaya warga yang memiliki ternak kerbau di desanya tidak merasa cemas,” tukasnya.
(Yan Dahlan)
Tulis Komentar