Stok Beras Untuk Pandeglang dan Lebak Aman
PANDEGLANG | Stok beras untuk Kabupaten Pandeglang dan Lebak hingga akhir bulan Oktober atau Lebaran Idul Fitri mendatang aman. Ancaman kekurangan beras akibat musibah kekeringan tidak akan terjadi. Karena persediaan beras untuk dua wilayah ini sudah tersedia di gudang sebanyak 6.000 ton.
Demikian dikatakan Kepala Sub Badan Urusan Logistik (Kasub Bulog) Wilayah Pandeglang-Lebak Nurdin Ali, kepada wartawan dalam acara silaturahmi yang digelar unsur pejabat setempat, di Pandeglang, Jumat (31/7). Bulog juga telah menyiapkan gabah siap giling yang berjumlah 10.000 ton. Ditambah, beras siap antar atau Muf Regional sebanyak 4.000 ton yang stand by di gudang milik Bulog Banten.
“Untuk saat ini kami tak terlalu khawatir dengan musibah kekeringan akhir-akhir ini. Karena kebutuhan beras jauh lebih dari cukup khususnya untuk persedian sampai bulan Oktober atau Lebaran Idul Fitri mendatang,” kata Nurdin.
Namun demikian, orang nomor satu di lingkungan kantor setempat meminta masyarakat untuk tetap berhemat. Seperti mengoptimalkan pemanfaatan lumbung padi dan lainnya. “Bukan saja dari dolog, persediaan beras juga Insya Allah masih tercukupi dari hasil panen masyarakat,” ungkap Nurdin.
Bukan hanya amannya stok beras, Nurdin juga menyampaikan kualitas beras yang disediakan Bulog untuk mengantisipasi Lebaran. “Jenis beras yang kita sediakan tingkatannya medium (menengah-red). Dan kalau diuangkan harganya mencapai Rp 3.040 per kilogram,” papar Nurdin.
Dihubungi terpisah, Ketua Komisi B DPRD Pandeglang HM. Yusuf mengaku bangga dengan kesiapan tersebut. Namun ia meminta, itu tidak hanya sebuah program yang tidak bisa dinikmati masyarakat. “Kami tak berharap ada warga Pandeglang yang mengalami rawan pangan. Apalagi sampai ada yang kelaparan akibat musim kemarau,” tegas wakil rakyat asal Partai Persatuan Pembangunan ini.
(Lukman Hakim)
Tulis Komentar