Bupati Tinjau Pelebaran Jalan Sunan Giri
LEBAK | Orang nomor satu di Lebak, Mulyadi Jayabaya, Rabu (5/8) pagi kemarin meninjau pelebaran jalan Sunan Giri, di Kampung Pasir Babakan dan simpangan Pasir BPM (Bekas Pabrik Minyak), Desa Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. Peningkatan kualitas jalan dalam kota itu menelan anggaran hingga Rp 2,050 miliar dengan panjang jalan kurang lebih 400 meter dan lebar 10 meter, sedangkan sebelumnya hanya 4 meter. Sementara itu, anggaran penggantian lahan dan bangunan masyarakat mencapai Rp 1,24 miliar.
”Pembangunan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas jalan perkotaan, sehingga terwujud tata kota yang lebih rapih dan nyaman,” kata Bupati, Rabu (5/8).
Selain itu, lanjut Mulyadi dengan dibangunnya jalan yang lebih lebar maka arus lalu lintas diharapkan lebih lancar. Terlebih, jalur Sunan Giri merupakan jalan alternatif yang padat penduduk, sehingga lalu lintas jalan selalu ramai. ”Jika jalannya masih sempit, maka akan sering terjadi kemacetan dan kecelakaan, apalagi di jalur ini ada Perguruan Tinggi Washilatul Fallah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lebak, Wawan Kuswanto mengatakan proyek pembangunan peningkatan kualitas jalan tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak tahun 2009 sebesar Rp. 1,050 Miliar dan anggaran penggantian lahan serta bangunan sebesar Rp. 1,24 Miliar ”Proyek pelebaran jalan ini dilaksanakan secara swakelola,” tuturnya.
Terpisah, warga sekitar lokasi pelebaran jalan, Siti Yulianti (25), mengaku merasa senang dengan dilebarkanya jalan alternatif yang sehari-hari selalu macet ini. ”Kalau sudah rampung semoga membawa perubahan yang baik bagi masyarakat sekitar, juga warga yang menggunakan fasilitas jalan tersebut,” harap Siti.
(Yan Dahlan)
Tulis Komentar