Baru Dilantik, Anggota DPRD Banten ‘Sekolahkan’ SK
SERANG | Puluhan Surat Keputusan (SK) penetapan Anggota Legislatif yang baru diterima oleh para anggota dewan di Provinsi Banten, disinyalir banyak yang telah mampir ke Bank Jabar Banten.
SK tersebut, dijaminkan atau istilah lajimnya disekolahkan untuk jaminan kredit. Desakan ekonomi para wakil rakyat menjelang lebaran, diduga menjadi salah satu pemicunya.
Ketua DPRD Sementara Provinsi Banten, Aeng Haerudin saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya sejumlah SK yang disekolahkan ke Bank Jabar Banten. “Tapi enggak sampai 80 persenan, cuma sedikit kok. Saya menandatangani pengajuan sesuai prosedur,” akunya.
Ditanya tentang jumlah pengajuan dari masing-masing anggota serta alasan keperluan peminjaman, Aeng enggan menjelaskannya. “Saya hanya merekomendasikan dan tidak menanyakan nilai maupun keperluannya, itu kan urusan masing-masing, dan itu tidak melanggar kok,” kilahnya.
Sejumlah Anggota Dewan yang berhasil dihubungi tak satupun yang berani mengakui, namun diantaranya menyatakan hal itu lebih baik daripada harus mengambil uang rakyat.
Ketua Fraksi Demokrat Mediawarman mengatakan, menggadaikan SK ke Bank lebih baik dan lebih terhormat daripada mengambil uang dengan menghalalkan sebagai cara. Bahkan dengan begitu, masyarakat akan tahu, bahwa dewan itu tidak mudah mendapatkan uang.
“Asal sesuai aturan, kan syah-syah saja,” katanya.
Lain lagi, Ali Nurdin Abdul Gani, anggota dewan asal PKNU yang tampak enggan mengomentari dugaan itu. “Itu masalah rasa, jadi tak perlu dibagi-bagi,” elaknya.
Sementara Kepala Bidang Perkreditan Bank Jabar Banten, Mardiyanto, membenarkan banyaknya SK Anggota Dewan yang dijadikan agunan jaminan kredit tersebut. “Kalau jumlah pastinya belum bisa saya katakan, kan sebagian juga masih dalam proses,” ujarnya, seraya mengatakan nilai pengajuan kredit itu antara Rp50 juta hingga Rp200 juta.
(Ilaika)
saya secara tidak sengaja hari senin (14/09/09) memergoki beberapa anggota dewan yang sedang “antre’ menunggu proses pencairan kredit …..ternyata…mental nya masih…mental duit……
wah gawat nich….. pusiinggg