GMNI Banten, Menyesalkan Sikap Anggota DPRD Banten Yang Menggelar Rapat Di Bali Dan Makasar
SERANG | Dalam rangka memperingati hari pahlawan nasional, puluhan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Banten melakukan aksi solidaritas di depan kampus IAIN SMH Banten, serta melakukan tabur bunga di taman makam pahlawan Stadion Maulana Yusuf Ciceri Kota Serang, Selasa (10/11), dalam aksi tersebut mereka menyayangkan sikap anggota DPRD Banten yang menggelar rapat di Bali dan Makasar.
“Ini sungguh sangat ironis di tengah masih banyaknya warga masyarakat Banten yang menderita kelaparan, tetapi mereka malah pergi keluar kota, ” kata koordinator lapangan Saifullah dalam orasinya, Selasa (10/11).
Menurutnya, para wakil rakyat itu seharunya mengemban amanah rakyat dan sebagai simbol keterwakilan rakyat. “jadi bukanlah untuk ajang rekreasi, kami yakin masyarakat sangat sepakat mengenai hal ini,” cetusnya.
Saifullah menambahkan, apakah tidak ada ruang rapat yang layak di dalam gedung DPRD Banten sehingga harus melakukan rapat di luar kota. “ini sudah jelas tindakan pemborosan uang rakyat,” Imbuhnya.
Selain itu, GMNI Banten juga menuntut upah pungut yang mengalir dalam tubuh DPRD Banten periode 2004 – 2009 yang diterima oleh komisi dua yang sudah jelas melanggar hukum.
“Kami menuntut agar para oknum yang terlibat harus segera di proses pada jalur hukum, jangan sampai oknum yang terlibat dibiarkan berkeliaran dan merasa bebas atas apa yang mereka perbuat,” kata salah seorang peserta aksi.(Muhammad Nur)
Terus kritisi langkah yang kurang tepat.