Pembangunan JSS Jadi Program 100 Hari SBY-Budiono
SERANG | Rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) menjadi program 100 hari pasangan Susilo – Budiono. Hal ini tentukan sangat mengembirakan masyarakat Provinsi Banten dan Provinsi di berbagai daerah di Sumatra terutama Provinsi Lampung.
Gubernur banten, Ratu atut Chosiyah, mengatakan hal itu, sesaat sebelum melakukan keberangkatannya ke tanah suci Mekah, untuk menunaikan ibadah haji. “Untuk merealisasikan rencana ini pemerintah pusat, tengah merumuskan pembentukan sebuah lembaga yang nantinya akan menangani percepatan pembangunan JSS,” katanya.
Lembaga ini, kata Atut, nantinya akan menjadi penghubung antara Pemprov Banten, Pemprov Lampung, dan pemerintah pusat. “Perumusan lembaga yang menangani percepatan pembangunan JSS melibatakan sejumlah departemen, seperti Departemen Perhubungan, Departemen Pekerjaan Umum, Departemen Keuangan, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang dikoordinatori Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin),” tuturnya.
Lembaga tersebut, kata Atut, selanjutnya akan diisi sejumlah perwakilan dari departemen terkait, Pemprov Banten, Pemprov Lampung serta perwakilan kabupaten kota yang terlibat langsung pembangunan JSS. “Lembaga ini selanjutnya yang nantinya akan menyinergikan kepentingan antara Provinsi Banten, Provinsi Lampung dan pusat,” tuturnya.
Menurut Atut, masuknya pembangunan JSS dalam skala prioritas harus disyukuri oleh masyarakat Banten dan Lampung. JSS akan membawa dampak perekonomian yang luar biasa. Tak hanya untuk Banten dan Lampung, juga buat Pulau Jawa dan Sumatera.(Nur)
Tulis Komentar