• Depan
  • Utama
  • Opini
  • Banten Kita
    • Tangerang Raya
    • Pandeglang
    • Lebak
    • Serang Raya
    • Cilegon
  • Hukum & Kriminal
  • Profil
  • Pendidikan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Editorial
  • Pesta Demokrasi
pajak
Ucapan

Berita Populer

  • Siswa SMA Negeri 1 Cibeber Berkunjung ke IPB
  • Budidaya Jamur Tiram Putih Menguntungkan
  • Pilih mana, Jabatan Politis atau Jabatan Karir?
  • Habis Keberuntungan, Imal Diancam Hukuman Berat
  • Forum P3A Berperan Bagi Petani
  • E-Book Tidak Efektif
  • Telkom Flexi SPSI Diluncurkan
  • Lereng Gunung Aseupan Longsor
  • Disperindag Banten Usulkan Operasi Pasar Beras
  • Kabupaten Serang
4 Desember 2009 | Tangerang Raya

Lapangan Terbang Pondok Cabe Jadi Mal

pondokl-cabeTangerang | Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, berencana merombak total lokasi latihan terjun payung Tentara Nasional Indonesia, lapangan terbang Pondok Cabe, Pamulang, sebagai pusat perbelanjaan.

“Di lapangan terbang Pondok Cabe nantinya akan dibangun mal, sudah banyak pesanan,” ujar Pejabat Walikota Tangerang Selatan M Shaleh di Tangerang, Jumat (04/12).

Pemkot Tangerang Selatan berniat meniadakan lapangan terbang Pondok Cabe dari kajian revisi tata ruang Kota Tangerang Selatan dan melakukan perubahan di lahan tersebut.

Shaleh mengungkapkan, lapangan terbang Pondok Cabe tidak menguntungkan dan dikeluhkan warga sekitar yang bertempat tinggal dekat dengan lapangan terbang milik PT Pelita Air Service itu.

“Begitu meresahkan, banyak warga sekitar kesulitan untuk tidur karena kupingnya sakit,” tandasnya.

Ia menegaskan, keberadaan lapangan terbang tersebut tidak bermanfaat, meskipun sering dijadikan tempat latihan terjun payung pasukan TNI dan angkatan udara.

Dia mengungkapkan, Kota Tangerang Selatan, merupakan wilayah perkotaan yang harus jauh dari keberadaan lapangan terbang sehingga lapangan terbang Pondok Cabe akan disulap menjadi pusat bisnis dan komersial.

“Tata ruang lapangan terbang Pondok Cabe harus diperbaharui,” jelasnya.

Pemkot Tangerang Selatan akan bertemu dengan PT Pelita Air Service dan PT Pertamina (Persero) sebagai pemilik lahan yang menyewakan tanah itu kepada PT Pelita Air Service.

“Kita belum melakukan pembicaraan dengan mereka, tetapi semua sudah kita persiapkan tinggal menunggu jadwal pertemuannya saja,” pungkasnya.(ant)

Berita Lain

  • Enam Kader Ramaikan Bursa kandidat Ketua PWI
  • Penyaluran Subsidi Kedelai Tahap I Diduga Menyimpang
  • SMPN 1 Panimbang Pungut Duit, Orang Tua Siswa Menjerit
  • Hotel Le Dian Menyelenggarakan Pesantren Kilat
  • Dua Terdakwa DP Minta Penangguhan Penahanan

Tulis Komentar

  • Home
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
  • Edisi Cetak
Copyright © 2010 KORAN BANTEN Re-Design by online film izle