• Depan
  • Utama
  • Opini
  • Banten Kita
    • Tangerang Raya
    • Pandeglang
    • Lebak
    • Serang Raya
    • Cilegon
  • Hukum & Kriminal
  • Profil
  • Pendidikan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Editorial
  • Pesta Demokrasi
pajak
Ucapan

Berita Populer

  • Siswa SMA Negeri 1 Cibeber Berkunjung ke IPB
  • Budidaya Jamur Tiram Putih Menguntungkan
  • Pilih mana, Jabatan Politis atau Jabatan Karir?
  • Habis Keberuntungan, Imal Diancam Hukuman Berat
  • Forum P3A Berperan Bagi Petani
  • E-Book Tidak Efektif
  • Telkom Flexi SPSI Diluncurkan
  • Disperindag Banten Usulkan Operasi Pasar Beras
  • Lereng Gunung Aseupan Longsor
  • Kabupaten Serang
17 Desember 2009 | Banten Kita, Pendidikan, Utama

Untuk Meningkatkan Perekonomian, Banten Harus Buat Pelabuhan Internasional

SERANG | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten diharapkan membangun pelabuhan laut internasional. Hal ini guna meningkatkan sumber ekonomi masyarakat. Demikian diungkapkan akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Fadullah saat menjadi pembicara pada seminar nasional yang di selenggarakan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Maulana Hasanudin Banten, di audotorium IAIN SMH Banten, Rabu (16/12).

“Banten pada masa kesultanan mengalami kejayaan yang luar biasa, hal itu dikarenakan adanya sebuah pelabuhan internasional. Maka jika Provinsi Banten ingin mencapai kemajuan harus membangun pelabuhan tersebut,” kata Fadullah.

Fadullah menambahkan, Ada tiga faktor yang mendorong kemajuan pada masa kesultanan Banten, yaitu adanya pelabuhan, masjid dan surosowan.

“Karena pelabuhan sebagai pusat perekonomian sedangkan masjid sebagai sumber daya manusia dan sorosowan sebagai inspiratif,” katanya.

Pada zaman kesultanan, masjid-masjid menjadi pusat ilmu pengetahuan dan juga sebagai tempat memecahkan suatu masalah, karena menurutnya, masjid sebagai simbol sumber daya manusia.

Selain itu, Irigasi – irigasi yang ada di Banten saat ini harus di benahi seperti pada zaman kesultanan Banten, karena irigasi selain fungsinya sebagai pertahanan juga menjadi sebagai jalur tansfortasi perekonomian.

“Kita lihat irigasi- irigasi yang ada di banten saat ini sangat memperihatinkan, tidak ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Ahmad Subadri yang disampaikan melalui staf ahlinya Irwan Syarif mengatakan, Provinsi Banten memiliki sumber daya alam (SDA) yang sangat melimpah, diantaranya, Selat Sunda, taman nasional gunung halimun serta Ujung Kulon.

Tetapi, Sumber daya alam yang ada di Banten kurang di berdayakan secara maksimal, padahal menurutnya, Banten dengan potensi SDA yang ada bisa membangun kemajuan yang sangat pesat dan mensejahterakan rakyat.

Selain SDA, Banten memiliki 19 kawasan industri yang ada di Provinsi Banten. “secara tidak langsung ini akan menambah peluang bagi kemajuan Provinsi Banten,” ujarnya. (Nur)

Berita Lain

  • KRI Dewa Ruci Dapet Penghargaan Di Yunani
  • TKA/TPA Nurul Ikhlas Dapat Bantuan
  • Keluarga Aris menuding Vonis Hakim Diintervensi
  • Kunjungan DPRD NTB ke Banten
  • Harga Emas Melambung

Tulis Komentar

  • Home
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
  • Edisi Cetak
Copyright © 2010 KORAN BANTEN Re-Design by online film izle