• Depan
  • Utama
  • Opini
  • Banten Kita
    • Tangerang Raya
    • Pandeglang
    • Lebak
    • Serang Raya
    • Cilegon
  • Hukum & Kriminal
  • Profil
  • Pendidikan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Editorial
  • Pesta Demokrasi
pajak
Ucapan

Berita Populer

  • Siswa SMA Negeri 1 Cibeber Berkunjung ke IPB
  • Budidaya Jamur Tiram Putih Menguntungkan
  • Pilih mana, Jabatan Politis atau Jabatan Karir?
  • Habis Keberuntungan, Imal Diancam Hukuman Berat
  • Forum P3A Berperan Bagi Petani
  • E-Book Tidak Efektif
  • Telkom Flexi SPSI Diluncurkan
  • Disperindag Banten Usulkan Operasi Pasar Beras
  • Lereng Gunung Aseupan Longsor
  • Kabupaten Serang
24 Desember 2009 | Cilegon

Gapura Kunjungi Majalah TERAS

dscf0281-copy3Kamis (24/12), Huseni Saidan ketua Gerakan Pembangunan Rakyat (Gapura) bersama Taufik bersilahturahmi ke redaksi Majalah Teras dalam rangka sosialisasi arti penting kepedulian masyarakat terhadap lingkungan khususnya pada Situ Rawa Arum. Dalam kunjungan tersebut, Huseni Saidan di dampingi Taufik diterima oleh Firdaus pemimpin redaksi Majalah Teras.

Di kesempatan kunjungan tersebut, Huseni mengutarakan bahwa Situ Rawa Arum yang berada di Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol baru saja mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Cilegon melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH).

Bantuan sebesar 10 juta digunakan untuk biaya operasional masyarakat dalam melakukan pembersihan di Situ Rawa Arum. Mengingat selama ini situ Rawa Arum hanya dikelola oleh masyarakat, sehingga bantuan bari pemkot Cilegon ini dapat menstimulan gerakan masyarakat dalam memelihara dan mengoptimalkan Situ Rawa Arum.”Selama ini situ Rawa Arum hanya di kelola oleh masyarakat, adapun dana pembersihan serta pengelolaannya telah menelan biaya ratusan juta rupiah, tetapi bantuan pemkot itu sudah merupakan sebuah anugerah, karena bantuan itu berarti pemkot telah mengakui kreatifitas dan jerih payah masyarakat, sehingga pengakuan itu dapat menjadi spirit bagi masyarakat” ujar Huseni.

Huseni Saidan juga mengatakan, area yang akan dibersihkan luasnya kurang lebih mencapai lima sampai enam hektar. Dalam kegiatan ini, 14 warga dilibatkan untuk membersihkan rawa tersebut. “Saya berharap setelah rawa ini dibersihkan, Disbudpar bisa meneruskan programnya menjadikan situ ini sebagai objek wisata. Jika itu benar terwujud, masyarakat ingin dilibatkan. Sebab dari awal masyarakat yang menggagas dan mengelola potensi ini,” ujar Huseni. @WIRI/OPAN

Berita Lain

  • Tukang Becak Menghadapi Perubahan Jaman
  • Di Kota Tangerang Banyak Ditemukan Makanan Berzat pengawet dan pewarna berbahaya
  • Aksi Demo Wartawan Banten
  • Sudah 6 Pasang Cawalkot Serang Datangi KPUD Serang
  • Bulog Lebak Siap Mengganti Raskin Berkualitas Rendah

Tulis Komentar

  • Home
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
  • Edisi Cetak
Copyright © 2010 KORAN BANTEN Re-Design by online film izle