Warga Sambut Positif Keberadaan SMKN 1 Tanara
SERANG Dibangunnya sekolah yang dekat dengan lingkungan tempat tinggal tentulah menjadi harapan semua pihak.
Bersekolah tanpa harus terbebani biaya transportasi yang cukup tinggi demi mengenyam pendidikan. Terlebih jika sekolah tersebut memiliki sarana dan prasarana yang refresentatif sehingga proses kegiatan belajar dan mengajar dapat berjalan secara maksimal.
Seperti halnya warga di Kecamatan Tanara. Daerah kecamatan yang posisinya berada pada bagian utara Kabupaten Serang, Provinsi Banten itu sejak dua tahun terakhir telah memiliki Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN). Namun karena belum memiliki fasilitas gedung sekolah sendiri, proses kegiatan belajar mengajar SMKN Tanara hingga saat ini masih menumpang di gedung SMPN 1 Tanara.
Meski belum memiliki gedung yang representatif, namun keberadaan SMKN 1 Tanara sangatlah membantu warga setempat terkait efisiensi biaya transportasi anak ke sekolah.
“Selama ini, kebanyakan anak-anak usia SLTA dari kecamatan kami bersekolah di luar wilayah Tanara karena belum ada SMK yang representatif. Akibatnya kami juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi setiap hari.
Makanya kami menyambut baik keberadaan SMKN 1 Tanara tersebut dan berharap ke depan dapat memiliki gedung sekolah sendiri,” ujar Jarlela (45), warga Kecamatan Tanara yang dihubungi inibanten.com, di Tanara.
Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah murid di SMKN 1 Tanara sebanyak 198 siswa terdiri dari kelas 1 sebanyak 103 siswa dan kelas 2 sebanyak 95 siswa . Adapun program keahlian yang saat ini baru dibuka adalah program teknik pemeliharaan mekanik industri, teknik mekanik otomotif dan administrasi perkantoran.
Pelaksana Harian (PLh) Kepala SMKN 1 Tanara, Jahidi, saat dihubungi inibanten.com membenarkan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah yang ia pimpin hingga saat ini masih menumpang di gedung SLTP 1 Tanara. “Ya kondisinya saat ini memang harus seperti ini dan masyarakat juga membutuhkan, jadi ya semua pihak harus bersabar juga berupaya maksimal agar apa yang diharapkan dapat segera terwujud,” harapnya.
Dikatakan Jahidi, baik secara pribadi maupun atas nama lembaga SMKN 1 Tanara pihaknya merasa memiliki tanggungjawab moral untuk memberikan layanan pendidikan yang terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat. “Alhamdulillah sejak didirikan keberadaan sekolah itu juga mendapat dukungan positif dari masyarakat,” katanya.
Terpisah, Kasi Bina SMK Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Rudi Darmawan menyatakan akan tetap mendorong keberadaan sejumlah SMK baru yang ada di Banten, termasuk SMKN 1 Tanara. Menurutnya, sampai saat ini pemerintah, baik melalui departemen maupun dinas pendidikan di daerah memiliki komitmen yang sangat tinggi untuk terus mengembangkan sekolah kejuruan.
“Karena pemerintah berupaya menciptakan sistem pendidikan yang menciptakan lulusan yang memiliki skill yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, dan SMK merupakan salah satu pola pendidikan efektif yang bisa menciptakan itu,” tegas Rudi. (Nur)
Tulis Komentar